Thursday, October 31, 2019

Pandan Wangi dan manfaatnya

https://drive.google.com/file/d/14Aq2tMqvo9Xizpd1lyjZxWEPp6FgwNg7/view?usp=drivesdk



PANDAN WANGI
(Pandanus amaryllifolius Roxb.)

Pandan wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb.) adalah jenis tumbuhan monokotil dari famili Pandanaceae. Daunnya merupakan komponen penting dalam tradisi masakan Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara lainnya (Nonato, et al, 2008). Pandan wangi merupakan tanaman jenis perdu yang tumbuh menahun dengan tinggi 1 – 2 m. Batangnya berbentuk bulat dengan bekas duduk daun, bercabang, menjalar, serta terdapat akar tunjang yang keluar di sekitar pangkal batang dan cabang. Pandan wangi memiliki jenis daun tunggal, duduk, dengan pangkal memeluk batang. Helaian daunnya berbentuk pita, tipis, licin, ujung runcing, tepi rata, bertulang sejajar, panjang 40 – 80 cm, lebar 3 – 5 cm, dan tepi daun berduri (Utami, 2008). Tanaman pandan wangi tumbuh di daerah tropis dan banyak ditanam di halaman atau kebun. Terkadang pandan wangi tumbuh liar di tepi sungai, tepi rawa, dan di tempat-tempat lembap, tumbuh subur dari daerah pantai sampai daerah dengan ketinggian 500 mdpl (Tahir, 2010).
Pandanus amaryllifolius Roxb. merupakan satu-satunya spesies Pandanus yang memiliki daun yang wangi. Tumbuhan ini dikenal dengan bau wangi yang khas, sehingga disebut fragrant screw pine (Nonato, et al, 2008). Aroma khas dari pandan wangi diduga karena adanya senyawa turunan asam amino fenil alanin yaitu 2acetyl-1-pyrroline (Faras, et al, 2014). Beberapa bahan kimia yang terkandung dalam pandan wangi, diantaranya alkolida, saponin, flavonoid, tannin, polifenol, dan zat warna (Hariana, 2013). Menurut Hidayat, et al (2008), manfaat pandan wangi antara lain adalah sebagai bahan aroma, pewarna makanan, kosmetik, tanaman hias, bahan kerajinan tangan dan obat. Dalam pengobatan tradisional pandan berkhasiat untuk mengobati rematik, pegal linu, lemah syaraf, dan sebagai penenang atau mengatasi gelisah.
Sistematika taksonomi pandan wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb)
adalah sebagai berikut: 
Kingdom : Plantae 
Divisio  : Spermatophyta 
Classis  : Monocotyledonae 
Ordo  : Pandanales 
Familia : Pandanaceae 
Genus  : Pandanus 
Spesies : Pandanus amaryllifolius Roxb (Tjitrosoepomo dalam Sukandar dkk, 2010)
Penamaan pandan wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb) diberbagai daerah memiliki nama antara lain Pandan Rampe, Pandan Seungit, Pandan Room, Pandan Wangi (Jawa); Seuku Bangu, Seuku Musang, Pandan Jau, Pandan Berbau, Pandan Harum, Pandan Rempai, Pandan Wangi, Pandan Musang (Sumatera); Pondang, Pondan, Ponda, Pondago (Sulawesi); Kelamoni, Hao Moni, Keker Moni, Ormon Foni, Keker Moni, Ormon Foni, Pondak, Pondaki, Pudaka (Maluku); Pandan Arrum (Bali); Bonak (Nusa Tenggara) (Hariana, 2015).
 Pandan wangi mempunyai daun yang selalu hijau sepanjang tahun. Batangnya bulat, dapat tunggal atau bercabang-cabang dan mempunyai akar udara atau akar tunjang yang muncul pada pangkal batang. Helaian daun berbentuk pita, memanjang, tepi daun rata dan ujung daun meruncing. Daun berwarna hijau dan tersusun spiral, panjang 40-80 cm dan lebar 3-5 cm  (Hidayat, 2015). Tanaman ini merupakan tanaman perdu tahunan dengan tinggi 1 m. Bunga majemuk berbentuk bongkol dan berwarna putih. Buahnya berbentuk buah batu, menggantung, berbentuk bola dengan diameter 4-7,5 cm, dinding buah berambut dan warnanya jingga (Herbie, 2015) Tanaman pandan wangi dapat dengan mudah dijumpai di daerah tropis dan banyak ditanam di halaman, di kebun, di pekarangan rumah maupun tumbuh secara liar di tepi-tepi selokan yang teduh (Hariana, 2015). Selain itu, tumbuhan ini dapat tumbuh liar ditepi sungai, rawa, dan tempat-tempat lain yang tanahnyaagak lembab dan dapat tumbuh subur dari daerah pantai sampai di daerah dengan ketinggian 500 mdpl (di bawah permukaan laut) (Herbie, 2015).

Deskripsi Minyak Atsiri
Minyak atsiri adalah salah satu kandungan tanaman yang sering disebut “minyak terbang” (Inggris: volatile oils). Minyak atsiri dinamakan demikian karena minyak tersebut mudah menguap. Selain itu, minyak atsiri juga disebut essential oil (dari kata essence) karena minyak tersebut memberikan bau pada tanaman (Koensoemardiyah, 2010). Menurut Sulong (2006), minyak atsiri merupakan sebuah konsentrasi larutan yang terbentuk dari ratusan komponen beraroma dan berbahan organik, termasuk hormon, vitamin, dan beragam elemen alami lainnya. Bahan baku minyak ini diperoleh dari berbagai bagian tanaman seperti daun, bunga, buah, biji, kulit biji, batang, akar, atau rimpang (Rusli, 2010).
Komposisi Minyak Atsiri
Minyak atsiri tersusun atas beragam senyawa kimia, yakni Karbon (C), Hidrogen (H), Oksigen (O), dan beberapa persenyawaan kimia seperti Nitrogen (N) dan Belerang (S). Namun komponen utama yang menyusun senyawa kimia dari minyak atsiri adalah Hidrokarbon dan Hidrokarbon beroksida.
Hidrokarbon
Golongan hidrokarbon dalam minyak atsiri terdiri dari turunan terpene, yakni monoterpene (C5H8)2, seskuiterpen (C5H8)3, diterpene (C5H8)4, dan politerpen, serta paraffin, olefin, dan hidrokarbon aromatik. Kandungan monoterpene dapat dibagi menjadi tiga golongan yang bergantung kepada struktur kimia seperti geraniol dan monosiklik misalnya limonene atau bisiklik misalnya α-pinen dan β-pinen (Guenther, 1987). Beroksigen (Oxygenated Hydrocarbon) (Ketaren, 1985). 
Hidrokarbon Beroksida (Orgenated Hydrocarbon)
Dalam komponen hidrokarbon berokosida, terdapat kandungan oksigen (oxygenated compound atau terpen-O) yang terdiri dari alkohol dan fenol, aldehid, keton, ester, dan eter (Guenther, 1987).
Sifat Minyak Atsiri
  1. Memiliki aroma yang khas. Umumnya aroma ini mewakili aroma tanaman penghasilnya. Aroma minyak atsiri satu dengan lainya berbeda-beda.
  2. Mempunyai rasa getir.
  3. Mudah menguap pada suhu kamar tanpa mengalami dekomposisi. 
 4. Tersusun komponen senyawa hidrokarbon atau terpen dan kelompok persenyawaan yang mengandung oksigen (oxygenated compound atau terpen-O).
   5. Tidak tahan disimpan lama untuk minyak atsiri dari bahan bunga dan daun sedangkan minyak atsiri dari bahan berupa biji, kulit, akar, dan kayu lebih tahan disimpan lama.
    6.  Sangat mudah larut dalam pelarut organik.
    7. Tidak larut dalam air.

Minyak Atsiri Daun Pandan Wangi
Minyak atsiri daun pandan wangi merupakan minyak atsiri yang diperoleh dari daun pandan wangi (Pandanus amryllifolius Roxb.). Minyak atsiri daun pandan wangi dapat digunakan untuk aromaterapi memberikan efek penenang, obat, dan obat antidepresan. Manfaat daun pandan wangi yang dapat memberikan efek penenang, Puspitasari (2017) melakukan penelitian yang membuktikan bahwa pemberian ekstrak daun pandan wangi 10% dapat menurunkan durasi immobility time dan kadar kortisol tikus jantan galur wistar yang depresi. Aroma khas yang dimiliki daun pandan wangi banyak disukai dan banyak dimanfaatkan sebagai aroma terapi dalam industri spa. Aroma khas daun pandan wangi berasal dari kandungan kimia dan minyak atsiri daun pandan wangi itu sendiri.














DAFTAR PUSTAKA
Agustiningsih, Wildan, A. dan Mindaningsih. (2010). Optimasi cairan penyari pada pembuatan ekstrak daun pandan (Pandanus amarillyfolius Roxb) secara maserasi terhadap kadar fenolik dan flavonoid total. Momentum 6(2): 36–41.
Prameswari, O. M., dan Widjanarko, S. B., 2014, Uji Efek Ekstrak Air Daun Pandan Wangi Terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah Dan Histopatologi Tikus Diabetes Mellitus.Jurnal Pangan dan Agroindustri 2(2) : 16-27
Sukandar, D, S. Hermanto dan I.A. Mabrur. 2009. Aktivitas Senyawa Antidiabetes Ekstrak Etil Asetat Daun Pandan Wangi (Pandanus Amaryllifolius Roxb.). Jakarta : Program Studi Kimia Fakultas Sains dan Teknologi UIN Syarif Hidayatullah
Sukandar, dkk. 2009. Uji Potensi Aktivitas Anti Kanker EkstrakDaun Pandan Wangi (Pandanusamaryllifolius Roxb.)Dengan Metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT).JKTI.11 (1): 32-38.
Margaretta,dkk. 2011. Ekstraksi SenyawaPhenolic Pandanus Amaryllifolius Roxb. sebagai Antioksidan Alami.Widya Teknik. 10(1): 21-30
Arisandi dan Andriani. 2008. Khasiat Berbagai Tanaman Untuk Pengobatan. Jakarta: Eksa Media.  Barbosa, D.S. 2007. Green Tea Polyphenolic  Compounds and Human Health. Journal of Consumer Protection and Food Safety.  2 :  407-413
Dalimartha, Setiawan. 2002. Obat Tradisional Pandan wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb.).[Online]. Available at http://www.pdpersi.co.id. (verified 15 Juni 2017)


1 comment:

Sirsak dan Manfaatnya Bagi Kesehatan

TANAMAN SIRSAK (Annona muricata Linn) https://drive.google.com/file/d/10R_gWdg5TIiO...