Showing posts with label Serai Wangi dan manfaatnya. Show all posts
Showing posts with label Serai Wangi dan manfaatnya. Show all posts

Thursday, October 31, 2019

Serai Wangi dan manfaatnya

https://drive.google.com/file/d/14TSdw9i-oW4hBDoP2VH1oQPKWSXWgIlu/view?usp=drivesdk



SERAI WANGI
(Cymbopogon nardus (L.)Rendle)


Tanaman serai wangi termasuk golongan rumput-rumputan yang disebut Andropogon nardus atau Cymbopogon nardus. Genus ini meliputi hampir 80 species, tetapi hanya beberapa jenis yang menghasilkan minyak atsiri yang mempunyai arti ekonomi dalam dunia perdagangan (Hieronymus,1992).
Serai wangi merupakan tanaman yang dapat dibudidayakan di pekarangan dan sela sela tumbuhan lain. Biasanya serai wangi ditanam sebagai tanaman bumbu atau tanaman obat. Seraiwangi di Indonesia ada 2 jenis yaitu Mahapengiri dan Lenabatu (Ketaren dan Djatmiko,1978).
Jenis mahapengiri mempunyai ciri-ciri daunnya lebih lebar dan pendek, disamping itu menghasilkan minyak dengan kadar sitronellal 30-45% dan geraniol 6590%. Jenis lenabatu menghasilkan minyak dengan kadar sitronellal 7-15% dan geraniol 55-65% (Wijoyo, 2009).

Kedudukan taksonomi tanaman serai menurut Ketaren (1985) yaitu :
Kingdom  : Plantae
Subkingdom : Trachebionta
Divisi  : Spermatophyta
Subdivisi  : Angiospermae
Kelas  : Monocotyledonae
Sub Kelas  : Commelinidae
Ordo  : Poales
Famili  : Poaceae
Genus   : Cymbopogon
Species  : Cymbopogon nardus(L.)Rendle

Kandungan Serai Wangi (Cymbopogon nardus (L.) Rendle)
Kandungan kimia yang terdapat di dalam tanaman seraiwangi antara lain mengandung 0,4%  minyak atsiri dengan komponen yang terdiri dari sitral, sitronelol (66-85%), α-pinen, kamfen, sabinen, mirsen,β-felandren, psimen, limonen, cis-osimen, terpinol, sitronelal, borneol, terpinen-4-ol, αterpineol, geraniol, farnesol, metil heptenon, n-desialdehida, dipenten,  metil heptenon, bornilasetat, geranilformat, terpinil asetat, sitronelil asetat, geranil asetat, β-elemen, β-kariofilen, β-bergamoten, trans- metilisoeugenol, β- kadinen, elemol, kariofilen oksida (Anonim, 1984; Anonim, 1985; dan Rusli dkk., 1979 dalam Kristiani, 2013).
Dari berbagai tanaman obat yang ada, sereh wangi (Cymbopogon nardus L.) merupakan salah satu tanaman yang memiliki banyak manfaat. Hasil penyulingan daun dan batang sereh wangi diperoleh minyak atsiri yang dalam dunia perdagangan dikenal dengan nama Citronella Oil.
Minyak sereh wangi diketahui memiliki potensi senyawa untuk menghambat pertumbuhan bakteri yang berdampak pada penyakit-penyakit infeksi bakteri. Menurut Burdock (2002) senyawa utama minyak sereh wangi adalah sitronellal, geraniol dan sitronellol. Dalam fraksi minyak atsiri dari tanaman C. winterianus/nardus terdapat senyawa sitronelal, sitronelol, limonene, linalool (Lorenzo et al., 2000).


DAFTAR PUSTAKA

Ani Sjahazman .1970. Penyulingan Minyak Sereh. Dep. THP, Fateta-IPB, Bogor.
Bambang Djatmiko, dan S. Kataren.1980. Analisa Fisiko Minyak Atsiri. Fateta-IPB, Bogor.
Hobir, Emmyzar, 2002, Perkembangan Teknologi Produksi Minyak Atsiri Indonesia. Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, Bogor.
 Rusli, S, N Nurdjanah, Soediarto, D Sitepu, S Ardi, DT Sitorus, 1985, Penelitian dan Pengembangan Minyak Atsiri Indonesia. Edisi Khusus Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, Vol. I No. 2, Balitro, Bogor.
Susetyo, R, Reny Haryati. 2008.  Kiat Hasilkan Sereh Wangi Kualitas Atas. Penebar Swadaya, Jakarta.
Suprianto. 2008. Potensi Ekstrak Sereh Wangi (Cymbopogon nardus L.) Sebagai Anti Streptococcus mutans. IPB. Bogor.
Wijayakusuma, H.M.H. 2001. Tumbuhan berkhasiat obat Indonesia: rempah, rimpang, dan umbi. Jakarta: Milenia populer.



Sirsak dan Manfaatnya Bagi Kesehatan

TANAMAN SIRSAK (Annona muricata Linn) https://drive.google.com/file/d/10R_gWdg5TIiO...